Untuk menggunakan antena kaleng / wajanbolic diperlukan kabel USB yang
cukup panjang antara 5 s/d 15 meter. Pemakaian perpanjangan kabel usb
ini selain harganya lebih ekonomis dan mudah dalam pengerjaannya
dibanding bila menggunakan kabel USB Active Extension Cable yang
harganya lebih mahal dari USB WIFI.
Dalam pengerjaan tersebut diperlukan peralatan pendukung antara lain :
- Alat pemotong (pisau/gunting).
- Multitester (yang gunanya untuk mengetahui baik tidaknya kabel usb dan utp).
- Solder dan timah secukupnya.
- Solatip untuk membungkus kabel yang telah disolder.
Pengerjaannya :
Potongan menjadi dua bagian sama rata kabel usb, kemudian kedua ujungnya disambung sesuai dengan warna di bawah ini :
(USB) Merah ...(UTP) Orange + Putih/Orange
(USB) Putih .....(UTP) Putih/Hijau
(USB) Hijau .....(UTP) Hijau
(USB) Hitam....(UTP) Semua sisa kabel UTP disatukan
Coba cek satu persatu kabel USB dan kabel UTP dengan Multitester apakah
masih tersambung baik di kedua ujungnya bila tidak coba cek dimana letak
putus kabel tersebut, hal ini sangat berguna untuk menentukan
keberhasilan dalam pembuatan perpanjangan kabel USB. Solder sesuai kabel
diatas kemudian bungkus kabel tersebut dengan solatif atau bungkus
menggunakan pipa paralon ukuran 1/2 inchi tutup rapat jangan biarkan
telanjang supaya nanti tidak dimasuki air pada saat hujan nantinya.
Pengetesan kabel :
Disini penulis mencoba menggunakan flasdisk sebagai media pengganti USB
WIFI, hubungkan kedua ujung dari kedua kabel ujung satunya ke
PC/Notebook dan satu lagi ke Flashdisk, lihat apakah PC/Notebook dapat
mendeteksi flashdisk, bila tidak coba cek sekali lagi
pemasangakabel-kabel apakah sudah sesuai. Selamat mencoba.
SUMBER : http://usb-wifi.blogspot.com/2009/04/perpanjang-kabel-usb-dengan-kabel-utp_17.html
Tampilkan postingan dengan label KABEL JARINGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KABEL JARINGAN. Tampilkan semua postingan
Selasa, 10 Juli 2012
CARA MENYAMBUNG KABEL USB DENGAN KABEL UTP
Senin, 09 Juli 2012
Pengertian dan Jenis Kabel UTP
Mungkin
hanya sedikit yang bisa saya jelaskan disini mengenai Pengertian kabel
UTP, dari pembelajaran - pembelajaran sebelumnya yang saya dapatkan di
kampus. Mengenai apa itu Kabel UTP.
Pengertian
dan definisi Kabel UTP atau kabel unshielded twisted pair adalah kabel
yang biasa digunakan untuk membuat jaringan atau network komputer berupa
kabel yang didalamnya berisi empat (4) pasang kabel. Kabel
Twisted Pair Cable ini ada dua jenis yaitu shielded dan unshielded.
Shielded adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan
unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel
jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45.
Unshielded
twisted-pair (disingkat UTP) adalah sebuah jenis kabel jaringan yang
menggunakan bahan dasar tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield
internal. UTP adalah jenis kabel yang paling umum yang sering digunakan
di dalam jaringan lokal (LAN), karena memang harganya yang sangat murah /
rendah, fleksibel dan kinerja yang ditunjukkannya relatif bagus. Dalam
kabel UTP, terdapat insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari
ketegangan fisik atau kerusakan, tidak seperti kabel Shielded
Twisted-pair (STP), insulasi tersebut tidak melindungi kabel dari
interferensi elektromagnetik.
Terdapat 5 kategori kabel UTP yang biasa di gunakan pada jaringan berbasis Ethernet.
Sebagai berikut :
- Kategori 1
Kabel
UTP Kategori 1 adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi terendah,
yang didesain untuk mendukung komunikasi suara analog saja. Kabel ini
digunakan sebelum tahun 1983 untuk menghubungkan telepon analog Plain
Old Telephone Service (POTS). Karakteristik kelistrikan dari kabel
kategori 1 membuatnya kurang sesuai untuk digunakan sebagai kabel untuk
mentransmisikan data digital di dalam jaringan komputer, dan karena
itulah tidak pernah digunakan untuk tujuan tersebut.
- Kategori 2
Kabel
UTP Kategori 2 adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih
baik dibandingkan dengan kabel UTP yang pertama, yang didesain untuk
mendukung komunikasi data dan suara digital. Kabel ini dapat
mentransmisikan data hingga 4 megabit per detik. Seringnya, kabel ini
digunakan untuk menghubungkan node-node dalam jaringan dengan teknologi
Token Ring dari IBM. Karakteristik kelistrikan dari kabel kategori 2
kurang cocok jika digunakan sebagai kabel jaringan masa kini. Gunakanlah
kabel yang memiliki kinerja tinggi seperti kategori 3, kategori 4, atau
kategori 5.
- Kategori 3
Kabel
UTP Kategori 3 adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih
baik dibandingkan dengan kabel UTP kategori 2, yang didesain untuk
mendukung komunikasi data dan suara pada kecepatan hingga 10 megabit per
detik. Kabel UTP kategori 3 menggunakan kawat-kawat tembaga 24-gauge
dalam konfigurasi 4 pasang kawat yang dipilin (twisted-pair) yang
dilindungi oleh insulasi. kategori 3 merupakan kabel yang memiliki
kemampuan terendah (jika dilihat dari perkembangan teknologi Ethernet),
karena memang hanya mendukung jaringan 10BaseT saja. Seringnya, kabel
jenis ini digunakan oleh jaringan IBM Token Ring yang berkecepatan 4
megabit per detik, sebagai pengganti Kategori 2.
- Kategori 4
Kabel
UTP Kategori 4 adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih
baik dibandingkan dengan kabel UTP kategori 3, yang didesain untuk
mendukung komunikasi data dan suara hingga kecepatan 16 megabit per
detik. Kabel ini menggunakan kawat tembaga 22-gauge atau 24-gauge dalam
konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted pair) yang
dilindungi oleh insulasi. Kabel ini dapat mendukung jaringan Ethernet
10BaseT, tapi seringnya digunakan pada jaringan IBM Token Ring 16
megabit per detik.
- Kategori 5
Kabel
UTP Kategori 5 adalah kabel dengan kualitas transmisi yang jauh lebih
baik dibandingkan dengan kabel UTP kategori 4, yang didesain untuk
mendukung komunikasi data serta suara pada kecepatan hingga 100 megabit
per detik. Kabel ini menggunakan kawat tembaga dalam konfigurasi empat
pasang kawat yang dipilin (twisted pair) yang dilindungi oleh insulasi.
Kabel ini telah distandardisasi oleh Electronic Industries Alliance
(EIA) dan Telecommunication Industry Association (TIA).
Kabel
kategori 5 dapat mendukung jaringan Ethernet (10BaseT), Fast Ethernet
(100BaseT), hingga Gigabit Etheret (1000BaseT). Kabel ini adalah kabel
paling populer, mengingat kabel serat optik yang lebih baik harganya
hampir dua kali lipat lebih mahal dibandingkan dengan kabel kategori 5.
Karena memiliki karakteristik kelistrikan yang lebih baik, kabel
kategori 5 adalah kabel yang disarankan untuk semua instalasi jaringan.
Dibagian ini adalah cara bagaimana untuk membuat kabel UTP Cross dan kabel UTP Straight
Cara membuat kabel UTP Straigth
Kabel UTP Straight adalah kabel yang digunakan sebagai penghubung beberapa client dengan menggunakan bantuan hub ataupun switch. dan ini adalah urutan warna nya yaitu :
(Putih-orange – Orange)
(Putih-hijau – Biru)
(Putih-biru – Hijau)
(Putih-coklat dgn Coklat)
untuk susunan ujung 1 dan ujung 2 kabel nya disamakan.
Cara membuat kabel UTP Cros
kabel
utp cross adalah kabel penghubung antara 2 unit komputer secara
langsung , tanpa perlu hub , dan susunan ujung dgn ujung berbeda , kita sebut aja ujung 1 dan ujung 2 .
Ujung 1 :
(Putih-orange – Orange)
(Putih-hijau – Biru)
(Putih-biru – Hijau)
(Putih-coklat – Coklat)
Ujung 2 :
(Putih-hijau – Hijau)
(Putih-orange – Biru)
(Putih-biru – Orange)
(Putih-coklat – Coklat)
.
Bahan dan peralatan yang perlu di persiapkan, sebagi berikut :
Bahan dan peralatan yang perlu di persiapkan, sebagi berikut :
- UTP Cable - Kabel yang akan kita gunakan untuk membuat kabel jaringan dengan jenis UTP (Unshielded Twistet Pair).
- Konektor – RJ merupakan singkatan dari (Registered Jack). Merupakan konektor yang akan dipasangkan pada unjung kabel. Untuk kabel jaringan menggunakan tipe RJ45.
- Crimping Tool - Alat yang kita gunakan untuk memasang kabel jaringan. Peralatan ini memiliki multi fungsi, diantaranya bisa memotong kabel, membuka bungkus kabel (jacket) dan menjepit kepala konektor.
- Cable Stripper – Digunakan untuk memotong benang halus yang ada didalam kabel dan juga bisa digunakan untuk memotong jacket pelindung kabel. Biasanya include dengan Crimping Tool.
- Cable Tester – Digunakan untuk menguji hasil pemasangan kabel sudah benar atau belum.
kabel UTP
Gambar kabel UTP...
UTP itu sendiri kepanjangan dari Unshielded Twisted Pair. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan
disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang
disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5. Kategori
3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps sedangkan kategori 5 sampai
100 mbps. Disini saya sarankan untuk membeli kabel UTP dengan merek Belden karena memiliki kualitas yang bagus dari kabel UTP lainnya. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar.
Gambar RJ 45..
Anda bisa lihat gambar RJ 45 seperti gambar di atas. Jadi kalau anda
mau beli RJ 45 jangan sampai salah dengan membeli RJ yang lain karena
kabel UTP ini cocoknya dengan RJ 45. Setelah kabel UTP sudah tersedia
dan RJ 45 sudah tersedia juga langkah selanjutnya adalah menyediakan
Tang Crimp. Jika anda belum punya lakukan pembelian Tang Crimp juga agar
anda jago dalam bidang pemasangan kabel. Gambar Tang Crimp seperti
gambar di bawah ini.
Gambar Tang Crimp....
Oke
setelah semua peralatan seperti gambar di atas langkah selanjutnya kita
akan melakukan pemasangan kabel UTP. Kabel yang akan kita buat di sini
ada 2 kategori.
Kategori :
1. Kabel STRAIGHT
2. Kabel CROSS
A. Kabel STRAIGHT
Kabel STRAIGHT biasanya digunakan untuk menghubungkan antara PC komputer dengan SWITCH.
Disini saya akan menjelaskan cara memasang kabel STRAIGHT menggunakan ilustrasi gambar. Gambarnya seperti di bawah ini...
Coba anda lihat cara pemasangan kabel seperti gambar di atas. Urutannya adalah seperti ini
Keterangan :
1. Orange Muda
2. Orange
3. Hijau Muda
4. Biru
5. Biru Muda
6. Hijau
7. Coklat Muda
8. Coklat
dan di pasangkan dengan
1. Orange Muda
2. Orange
3. Hijau Muda
4. Biru
5. Biru Muda
6. Hijau
7. Coklat Muda
8. CoklatJadi intinya harus korespondensi satu-satu.
Oke untuk masalah STRAIGHT sampai di sini sekarang kita akan melangkah ke kabel CROSS
B. Kabel CROSS
Kabel CROSS biasanya digunakan untuk menghubungkan antara PC komputer dengan PC komputer-HUB dengan HUB-SWITCH dengan SWITCH
Disini juga saya akan menjelaskan menggunakan gambar . Gambar seperti di bawah ini...
Cara
pemasangan kabel CROSS yang biasanya digunakan untuk menghubungkan PC
komputer dengan PC komputer ini adalah seperti gambar di atas tapi lihat
yang sebelah kanan.
Cara pemasangan :
1. Orange Muda
2. Orange
3. Hijau Muda
4. Biru
5. Biru Muda
6. Hijau
7. Coklat Muda
8. Coklat
dan dipasangkan dengan :
3. Hijau Muda
6. Hijau
1. Orange Muda
4. Biru
5. Biru Muda
2. Orange
7. Coklat Muda
8. Coklat
Dari
pembahasan masalah kabel STRAIGHT dan CROSS sebenarnya hanya kabel
nomor 1-2-3 dan 6 saja yang digunakan. Jadi nomor selain itu bisa boleh
tidak di pasang.
Oke
sekian tutorial dari saya semoga berguna buat anda. Tinggalkan komentar
untuk bertanya karena saya akan merespon komentar anda. Terima kasih
Tipe Pengkabelan Pada LAN ( Cross Dan Straight )

Untuk menghubungkan komputer - komputer tersebut ada 2 tipe konfigurasi kabel yang
digunakan, yaitu tipe straight dan tipe cross.
TP (Unshielded Twisted Pair) adalah jenis kabel yang terdiri dari dua kawat tak
terbungkus yang berpilih. Kabel UTP banyak digunakan pada local-area networks
(LANs) dan sambungan telepon karena harganya lebih murah. Kabel UTP tidak
sebaik kabel koaksial dan serat optik dalam hal penyediaan banwidth dan
ketahanan terhadap interferensi. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”.
Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik.
Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang
disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1
sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan
kategori 5.
Tutorial singkat ini cocok sekali buat Anda yang sedang membuat jaringan komputer ‘MURAH’ khususnya yang terdiri lebih dari dua client yang pake hub (jauh lebih murah daripada router ). To the point! Apa sih kabel UTP itu? Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.
Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden - made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Bilang saja mau beli konektor RJ-45.

Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan kalau mau yang lebih OK, biar tidak nanggung maka beli pula sebuah LAN tester. Anda bisa membeli yang merek dari Taiwan saja agar lebih murah. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.

OK sekarang peralatan udah siap, penulis mulai saja. Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung?OK! Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub.
Kita bahas dulu yang tipe straight
Tipe ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini (dilihat dari lubang konektor, dari kiri ke kanan - lihat Gambar 4) : 2 oranye - 1 hijau - 2 biru - 1 hijau - 2 coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan oranye muda sama oranye tua dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung pertama urutan pin pertamanya oranye muda, maka ujung yang lain urutan pin pertamanya juga harus oranye muda, jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.


Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah yang penulis foto dari sebuah buku.
Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.

LAN TESTER - alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel. Untuk tipe straight jika benar maka led 1 sampai 8 berkedip.
Berikut adalah gambar dari bawah dari ujung kabel UTP yang sudah dipasangi konektor dan berhasil dengan baik (urutan pewarnaan pinnya ikut standar):

Dan kalau yang ini tidak standar, coba perhatikan urutan warna pinnya, sangat tidak standar, tapi tetap saja bisa, yang penting korespondensinya satu satu (khusus tipe straight):

Tipe Cross
Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”.Masih bingung? Begini cara mudahnya:Ujung pertama:
1. oranye muda
2. oranye tua
3. hijau muda
4. biru muda
5. biru tua
6. hijau tua
7. coklat muda
8. coklat tua
Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:
1. hijau muda
2. hijau tua
3. orange muda
4. biru muda
5. biru tua
6. orange tua
7. coklat muda
8. coklat tua
Urutan warna Diatas bisa saja berubah sesuai keinginan kita tetapi urutan pengkabelan haurs sama, pada intinya saya berpatokan pada cross cable 1-3 dan 2-6 artinya line ke 1 menjadi ke 3 pada ujungnya dan sebaliknya line ke 2 di awal dan ke 6 diakhir. Mungkin ini akhir pembahasan sederhan pengkabelan antara type cross dan straight.
Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyalasemua setiap led dari nomor 1 sampai 8.OK, selamat membangun jaringan komputer. Semoga Anda bisa berhasil sewaktu memasang konektor pada kabelnya. Semoga ilmu ini berguna buat Anda, soalnya waktu dulu penulis pertama kali membuat jaringan hasilnya lucu sekali, untuk mengupas kabelnya penulis masih menggunakan cutter, padahal sudah ada fasilitasnya di crimp toolnya. Tambah lagi ujung-ujungnya tiap kabel penulis kelupas lagi menggunakan cutter, padahal yang betul tidak perlu dikupas satu-satu, biarkan saja rata, karena nantinya apabila di ‘crimp tool’ maka pin tersebut masing-masing akan tembus ke dalam kabelnya. Semoga Anda tidak melakukan hal sama seperti penulis dulu.Demikian tulisan mengenai cara membuat sambungan kabel UTP untuk jaringan komputer. Semoga berguna bagi Anda semua. Terima kasih.
Jumat, 27 April 2012
RJ-45 Connector Configuration
- Straight Through Configuration
Kabel jenis ini biasa digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan dengan tingkat hierarki yang berbeda. Sebagai contoh adalah ketika kita menghubungkan PC ke jaringan komputer kita di kantor lewat switch. Tipe kabel jenis ini lebih umum digunakan dan relatif lebih mudah dalam penyusunan kabelnya saat memasang konektor RJ-45. Berikut susunan warna kabel untuk tipe konektor RJ-45 Straight Through:
- Cross Over Configuration
Kabel jenis ini biasa digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan hierarki setingkat, sebagai contoh koneksi antara PC to PC, atau PC ke AP Radio, Router to router. Berikut konfigurasi pengkabelan/pemasangan konektor RJ-45:Color Codes for T568B Pin color pair name --- ----- ---- --------- 1 wh/or 2 TxData + 2 or 2 TxData - 3 wh/grn 3 RecvData+ 4 blu 1 5 wh/blu 1 6 grn 3 RecvData- 7 wh/brn 4
8 brn 4
- Kabel Rollover
Kabel jenis ini biasanya digunakan untuk mengakses router dengan PC/laptop kita. Konfigurasi kabel jenis ini cukup simpel karena kita tinggal membalik urutan kabel yang kita pasang di satu sisi. Misal kita menggunakan standar 568B (standar untuk kabel straight through), maka kita tinggal membalik urutan menjadi coklat untuk urutan pertama di ujung kabel yang lain. Berikut deskripsi untuk memudahkan kita membuat kabel rollover.
Fungsi kabel straight,cross,konsole,DCE dan DTE
1. Kabel Straight
Kabel dengan kombinasi ini digunakan untuk koneksi antar perangkat yang berbeda jenis, seperti antara komputer ke switch, komputer ke hub/bridge, router ke switch, router ke bridge dsb. kombinasi warnanya dapat kita lihat pada gambar berikut :2. Kabel Crossover
Kabel dengan kombinasi ini adalah diperuntukkan untuk koneksi peer to peer antara perangkat yang sejenis. Contohnya dari komputer ke komputer, dari komputer ke router, dari switch ke switch dsb.
Kombinasi warnanya dapat kita lihat pada gambar berikut ini…..
Adapun kombinasi warna diatas adalah berdasarkan apa yang awam digunakanan oleh teknisi dan engineer jaringan yang ada di dunia ini. Hal diatas memudahkan teknisi atau engineer lain dalam memperbaiki jaringan yang telah ada sebelumnya.
Untuk contoh pemakaiannya :
Jika ada 5 perangkat komputer yang akan dihubungkan ke satu switch/hub maka kabel yang digunakan untuk menghungunkan komputer ke perangkat switch/hub adalah kabel stright Through…
Tapi jika anda hanya ingin menghubungkan satu pc ke pc yang lain (pc ke notebook, atau notebook ke notebook) makan anda seharusnya menggunakan kabel crossover
2.Tipe Cross
Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”.Masih bingung? Begini cara mudahnya:Ujung pertama:
- oranye muda
- oranye tua
- hijau muda
- biru muda
- biru tua
- hijau tua
- coklat muda
- coklat tua
- hijau muda
- hijau tua
- orange muda
- biru muda
- biru tua
- orange tua
- coklat muda
- coklat tua
Data Terminal Equipment (DTE) adalah instrumen terakhir yang mengubah informasi menjadi sinyal atau sinyal yang diterima reconverts. Ini juga dapat disebut sirkuit ekor .
Sebuah perangkat DTE berkomunikasi dengan data circuit-terminating equipment (DCE).
DTE adalah unit fungsional dari sebuah stasiun data yang berfungsi sebagai sumber data untuk melakukan komunikasi data . Fungsi kontrol harus dilakukan sesuai dengan protokol link .
DTE merupaka sebuah peralatan atau subsistem yang saling berhubungan dengan beberapa peralatan yang melakukan fungsi yang diperlukan untuk memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi.
Biasanya, perangkat DTE adalah terminal (atau komputer meniru terminal), dan DCE adalah sebuah modem atau perangkat lain milik operator.
Aturan umum adalah bahwa perangkat DCE menyediakan sinyal clock (clocking internal) dan perangkat DTE mensinkronisasikan pada jam yang diberikan (clocking eksternal).
Istilah ini juga umum digunakan dalam dunia telekomunikasi untuk menentukan perangkat jaringan, seperti terminal, komputer pribadi tetapi juga router dan jembatan, yang tidak mampu atau tidak dikonfigurasi untuk menghasilkan sinyal clock. Oleh karena itu koneksi PC ke PC Ethernet juga dapat disebut DTE ke komunikasi. Komunikasi ini dilakukan melalui kabel crossover Ethernet sebagai lawan dari PC ke DCE (hub, switch, atau jembatan) komunikasi yang dilakukan melalui kabel straight Ethernet.
PENGERTIAN DCE
Data Circuit Equipment (DCE) adalah perangkat yang terletak antara Data Terminal Equipment dan Data Circuit Transmisi . Hal ini juga disebut peralatan komunikasi data dan operator peralatan data.
DCE melakukan fungsi seperti sinyal konversi, coding , dan garis clocking dan dapat menjadi bagian dari peralatan DTE.
Meskipun istilah yang paling sering digunakan adalah RS-232 , nammun DTE dan DCE merupakan standar dari Peralatan Komunikasi Data yang kedua peralatan tersebut saling berkomunikasi. Nama peralatan yang menggunakan peralatan standar ini adalah sbb:
• Federal Standard 1037C , MIL-STD-188
• RS-232
• Beberapa ITU-T standar dalam seri V (terutama V.24 dan V.35)
• Beberapa ITU-T standar dalam seri X (terutama X.21 dan X.25)
Ketika dua perangkat, DTE dan DCE harus dihubungkan bersama tanpa modem atau media penerjemah, maka harus digunakan kabel crossover, seperti modem null untuk RS-232 atau Ethernet .
Kabel Konsole
Kabel ini berfungsi untuk mereset senao EOC 3220, 3610, 8610 dan juga bisa digunakan untuk mereset mikroik.
Langganan:
Postingan (Atom)





